28 November 2008

Reporter KOPLOK....


Ehm...hari ini, gw coba untuk tidak telat lagi dalam memimpin rapat bugeting redaksi. Walaupun, masih saja gw telat 15 menitan dari jadwal. Maklum, pembagian waktu antara kerjaan dan rumah harus gw lakukan dengan adil.

Tapi hasilnya ternyata,...Koplok. Yang datang keruang redaksi untuk ikut dalam bugeting, orang hanya itu-itu aja (mungkin yang mau maju orangnya itu-itu juga). Beberapa orang yang tidak hadir memang sudah minta ijin untuk keluar lebih pagi karena ada agenda yang mesti dikejar. (itu juga mungkin hanya alasan mereka ga bangun pagi). Sementara, beberapa orang lagi masih ada yang terkapar karena sakit (mungkin sakit beneran atau juga terserang penyakit psikologis). It's ok-lah, untuk mereka yang memang gw tau kemana larinya.

Nah, untuk yang tidak jelas ini lho....dasar Reporter Koplok...katanya mau perubahan, katanya mau punya nilai tawar, katanya mau maju, katanya...katanya...katanya...ah...jangan-jangan cuma bullshit doank...

Rapat bugeting ini memang baru berjalan dua hari. Tapi, Besok, Senin, Bulan Depan, bakal tidak ada lagi kata maaf buat yang Koplok...koplok semua...mau ga mua, suka ga suka, seneng ga seneng, bangun ga bangun, maju ga maju, semuanya harus ikut aturan...!!!

Nasib...nasib... dasar koplok...gini kali ya kondisi orang yang ingin menegakkan aturan dengan tegas. (Bukannya aturan itu dibuat untuk dilanggar...???).

Ah...dasar Reporter Koplok...

1 komentar:

jejak @siiannas di twitter mengatakan...

ah KOPLOK juga niy anak, gue gak butuh khotbah. gaji gue kapan cair????????

19 jablay belum di bayar yg dipake malam minggu kemarin.dan besok udah malam minggu lagi....

eta penilaian raport reporter jeung kartu nama gancang dikirim ka alamat rumah saya, mulai senin besok.

salam super KOPLOK
http://anas-nkh.blogspirit.com/